Batu Suiseki Aceh Peringkat Pertama di Indonesia | Aceh Tourism

Batu Suiseki Aceh Peringkat Pertama di Indonesia

Batu Suiseki Aceh

Batu Suiseki Aceh

Mengoleksi batu, bagi para kolektor batu, menjadi kepuasan tersendiri, karena jenis-jenis batu yang dikoleksi, menjadi pembicaraan yang sangat menarik bagi komunitas pecinta batu, baik batu akik, batu mulia, dan batu suiseki.

Abah Mahfuddin, begitu panggilan yang akrab di panggil di komunitas batu, ia banyak mengoleksi jenis-jenis batu, khususnya batu Suiseki. Menurut Abah, batu suiseki adalah, batu yang terdapat di daerah aliran sungai tertentu. Jenis batu ini, dibentuk oleh proses alam yang sangat lama, sehingga batu bekas letusan gunung berapi ini terbentuk dengan sendirinya, dengan berbagai bentuk yang unik dan menarik.

Sebut Abah Mahfuddin, ada beberapa kategori bentuk dari batu suiseki ini. Bentuk wujudnya bisa terbentuk yang mirip dengan benda sesuatu, seperti bentuk gunung, bentuk binatang tertentu, dan berbagai bentuk lainnya.

 “Batu Suiseki ini tergolong barang langka, karena batu ini tidak mudah didapatkan di setiap sungai, akan tetapi ia hanya terdapat di daerah aliran sungai tertentu,” jelasnya. Untuk mendapatkan batu ini, Abah sering melakukan expedisi ke beberapa daerah aliran sungai di Aceh bersama beberapa temannya yang juga suka mengoleksi jenis batu ini. Biasanya mereka melakukan expedisi, disaat musim kemarau tiba.

Karena menurut Abah, daerah aliran sungai sudah mulai kering, sehingga batu-batu yang di buru Abah Mahfuddin dan teman-temanya, muncul ke permukaan sungai. Sehingga, para pemburu batu suiseki ini dapat dengan mudah mendapatkan batu-batu yang ingin dikoleksinya.

Harga batu-batu suiseki yang dikoleksi Abah, kalau dinilai dengan harga, itu bisa berkisar, dari sepuluh hingga ratusan juta rupiah. Menurut Abah batu suiseki Aceh, memiliki bentuk yang sangat unik di bandingkan batu suiseki yang terdapat di daerah lain di Indonesia.

Hal ini terbukti, saat koleksi Abah Mahfuddin diikutkan pada pameran tingkat Nasional dan Asia Pasifik di Jakarta. Koleksi Abah terpilih sebagai juara I (juara pertama /koleksi terbaik) batu suiseki.